Syarikat Islam Sumsel Kembali Bangun Perekonomian Rakyat

JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan, H. Ishak Mekki menyatakan secara pribadi maupun atasnama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel menyambut baik kehadiran kembali organisasi Syarikat Islam (SI) di Sumsel ini.

Demikian pernyataan Wagub Ishak Mekki ketika menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SI Sumsel, Senin (15/5/2017) di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel.

Ishak mengilas balik sejarah, bahwa organisasi ini merupakan salah satu organisasi tertua yang dulu pernah berjaya dengan nama Syatikat Dagang Islam yang didirikan pada tahun 1905 oleh H. Samanhudi.

Organisasi ini pada masanya merupakan organisasi ekonomi yang berdasarkan agama Islam dan perekonomian rakyat sebagai penggeraknya.

Oleh karena itu, lanjut Wagub, kehadiran SI ini di Sumsel, diharapkan dapat ambil bagian dari prosesi pembangunan dan dapat memberi kontribusi dalam bidang ekonomi kerakyatan yang berbasis agamis.

"Yang paling pokok, Pemprov Sumsel selalu mendorong kegiatan apapun yang positif, dengan harapan organisasi-organisasi yang ada dapat bersatu padu untuk menjaga Sumsel selalu kondusif," katanya.

Pihaknya berharap seluruh anggota dan pengurus SI dapat dapat mensinergikan kegiatannya dengan Pemprov Sumsel secara bersama-sama, agar potensi besar yang ada di sni dapat tumbuh dan dapat menopang pembangunan Sumsel.

Sementara itu, Ketua Umum Syarikat Islam (SI) Hamdan Zoelva ketika melantik pengurus SI Sumsel tersebut menuturkan semua pengurus yang baru saja dilantik untuk dapat meneruskan prinsip-prinsip yang menjadi dasar SI. Ia juga mengingatkan untuk pengurus SI melaksanakan visi dan misi antara lain memajukan perdagangan, membantu para anggotanya yang mengalami kesulitan dalam bidang usaha (permodalan). Termasuk memajukan kepentingan rohani dan jasmani penduduk pribumi, dilanjutkan dengan memajukan kehidupan agama Islam.

Ia juga mengatakan kehadiran SI ditengah-tengah masyarakat sejak dulu berkiprah hingga sekarang selalu memberikan kontribusi terbaiknya, terlebih SI melahirkan tokoh-tokoh bangsa sejak sebelum kemerdekaan terjadi.

Hamdan menambahkan, di antara program-program dari SI tersebut konsilidasi total orgnisasi, program bidang kebangkitan dakwah ekonomi yang tidak disentuh oleh ormas manapun. Kemudian secara tegas Hamdan mengatakan, bahwa SI tidak lagi menjadi partai politik tetapi akan mengambil jalan yang sama dengan partai politik.

"Sebagai bangsa yang hidup dalam negeri ini, mari kita bangun negeri kita secara bersama-sama, kita semua pemilik masa depan Indonesia," terangnya.

Ada pun pengurus DPW SI Sumsel yang dilantik, Ketua dijabat oleh Dr. H. Sudirman D. Hury, SH, MM,. M.Sc.. Hadir dalam kegiatan ini Dewan Penasehat Syarikat Islam, Susno Duaji.(*)